Rejeki Sudah dijamin Allah

اِجْتِهَادُكَ فِيْمَاضُمِنَ لَكَ وَتَقْصِيْرُكَ فِيْمَاطُلِبَ مِنْكَ دَلِيْلٌ عَلَيً اِنْطِمَاسِ اْلبَصِيْرَةِ مِنْكَ

“Kesungguhanmu mengejar apa yang sudah dijamin untukmu (oleh Allah ) dan kelalaianmu melaksanakan apa yang dibebankan kepadamu, itu merupakan tanda butanya bashiroh (Mata hati)

Nasehat bijak ini memberikan pemahaman kepada kita, bahwa sebaiknya jangan memaksakan diri untuk mengejar apa yang sudah dijamin oleh Allah Ta’ala atas seluruh makhluk-Nya, termasuk kita umat manusia. Sebagaimana firman Allah dalam surat Al-Ankabuut ayat 60:

وَكَأَيِّن مِن دَآبَّةٍلَّ تَحْمِلُ رِزْقَهَااللَّهُ يَرْزُقُهَا وَأِيَّكُم وَهُوَالسَّمِيْعُ اْلعَلِيْمُ.

“Dan berapa banyak binatang melata yang tidak (mampu) membawa (mengurus) rezekinya sendiri. Allahlah yang memberi rezeki kepadanya dan kepadamu, juga Dia maha mendengar dan maha mengetahui.”

Juga firman Allah yang lain:

“Kami Allah tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberikan rezeki kepadamu. Dan akibat baik itu adalah bagi orang yang bertaqwa.” (Thoohaa: 132)

Ibrahim Al-Khawwash, seorang bijak dari kalangan tabi’in pernah berkata:

“janganlah memaksakan diri untuk mencapai apa yang telah dijamin (untuk dicukupi), dan jangan menyia-nyiakan apa yang telah diamanahkan (diwajibkan) kepadamu untuk memenuhinya.”

Bekerja keras dan profesional, adalah keharusan kita sebagai umat Islam dalam rangka untuk memenuhi segala kebutuhan hidup kita, akan tetapi aktifitas-aktifitas duniawi kita, jangan sampai melalaikan kewajiban-kewajiban kita kepada Allah Ta’ala.

Dalam sebuah hadits, Rosulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya Allah sangat mencintai seorang hamba yang apabila melakukan suatu pekerjaan, maka ia melakukannya dengan sebaik-baiknya.” (HR. Abu Ya’la dan Al-Asykari)

Sumber: Al-Hikam (dengan sedikit perubahan redaksi kalimat)

Tentang kyaibawor

Berusaha Lurus
Pos ini dipublikasikan di Seputar agama, Uncategorized dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s