Beda kita dengan Rosul sedikit….

Tuhan menciptakan kita kemudian menempatkanya di bumi ini tidaklah kemudian membiarkanya begitu saja, tapi Ia punya kuasa untuk mengatur kita, bagaimana kita selaku ciptaanNya menjalani hidup di dunia selama waktu yang telah ditentukanNya. Kita harus berkomunikasi denganNya minimal 5 kali dalam sehari, kita harus menyisihkan sebagian harta kita jika telah mencapai jumlah yang telah disebutkan dalam aturanNya, kita harus baik terhadap sesama, menyayangi dhuafa dan lain sebagainya. Begitu komplit aturan Tuhan untuk kita dari A sampai Z, ibarat orang bekerja sudah ada SOP yang jelas, sangat mempermudah kita ketika menjalaninya, tinggal butuh sedikit kreatifitas yang tentu saja tidak menyimpang dari SOPnya.

Ketika menyampaikan aturanya sebenarnya Tuhan sangat berkuasa untuk menyampaikan langsung ke pribadi-pribadi kita, karena Ia maha kuasa, maha bisa dan maha segalanya, tetapi Ia berkehendak lain, Ia hanya pilih satu orang diantara kita yang ditunjuk sebagai juru bicaraNya, setiap zaman satu manusia sesuai zaman yang dikehendakiNya. Mereka itulah yang berpredikat sebagai Nabi dan Rosul yang mulia.

Tuhan memilih Nabi dan Rosul dari kalangan kita manusia, bukan dari malaikat yang menjelma , atau menciptakan makhluk khusus untuk itu misalnya, walaupun Ia bisa tapi tidak begitu kehendaknya. Dia maha mencipta dan maha berkendak.

Tuhan memilih Rosul dari golongan manusia karena aturan yang Ia sampaikan merupakan aturan untuk manusia juga, aturan yang diturunkan bukan hanya sekedar wahyu yang dibaca dan dituliskan tetapi sesuatu yang harus dipraktekan, diterapkan, dilaksanakan. dan Rosul menjadi model bagaimana melaksanakan aturan Tuhan dengan sempurna. sehingga kalau Rosul dari kalangan manusia maka manusia yang lain akan mudah untuk mengikutinya.

Insaniyah itulah mungkin salah satu sifat yang ada pada Rosul. dalam kehidupan sehari-hari ia seperti manusia yang lain, makan, waka-waka, tidur, sakit, marah, sedih dan lain sebagainya, akan tetapi kesemuanya itu berada dalam bingkai aturan Tuhan. dan hendaklah kita juga begitu karena hidup seperti itulah yang dikehendaki Tuhan. Sayang barangkali masih banyak diantara kita yang bedanya cuman “sedikit” dengan Rosul.

Rosul tidurnya sedikit, kita sedikit-dikit tidur….   Rosul marahnya sedikit, kita sedikit-dikit marah….   Rosul ketawanya sedikit, kita sedikit-dikit tertawa…..   Rosul sedekit-dikit bersedekah, kita bersedekahnya sedikit…. dan lain sebagainya, kita bisa menambahkan sedikit lagi yang banyak…

Tentang kyaibawor

Berusaha Lurus
Pos ini dipublikasikan di Coretan Nurani. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Beda kita dengan Rosul sedikit….

  1. jumpa berkata:

    Assalamu alaikum
    bener pak, jadi bahan introspesi buat kita semua

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s