Habib Rizieq Sihab dan FPI

fpi

Fron Pembela Islam dan Pendirinya

Habib Rizik, Siapa yang tidak mengenal sosok yang satu ini. Beliau seorang ulama besar Indonesia yang memiliki jutaan pengikut. Seorang tokoh Islam Indonesia yang dikenal sebagai pemimpin atau Imam Besar organisasi Front Pembela Islam. Beliau seorang mujahid tangguh, seorang orator ulung dan seorang singa podium ketika di atas panggung. Beliau mampu membangkitkan ruhul jihad didepan banyak orang. Beliau berani mengatakan yang haq itu haq dan yang batil itu batil walaupun nyawa yang menjadi taruhannya. Setiap pengajian atau atau tabligh akbar yang dimana beliau menjadi penceramahnya suka dihadiri oleh ribuan bahkan ratusan ribu orang.

Beliau adalah DR. Al Habib Muhammad Rizieq bin Hussein Shihab, Lc.MA.DPMSS. Rumah beliau terletak di Jl. Petamburan III No. 83, Tanah Abang Jakarta Pusat. Walau pun kini Beliau pindah ke Markaz Syariah di Megamendung Bogor Jawa Barat. Beliau lahir di Jakarta, 24 Agustus1965.

Silsilah Keturunan Habib Rizieq Sihab

Nasab: Al Habib Muhammad Rizieq Shihab bin Husein bin Muhammad bin Husein bin Abdullah bin Husein bin Muhammad bin Syeikh bin Muhammad bin Ali bin Muhammad bin Ahmad Syihabuddin Al-Asghar bin Abdurrahman Al-Qadhi bin Ahmad Syihabuddin Al-Akbar bin Abdurrahman bin Syeikh Ali bin Abu Bakar As-Sakran bin Abdurrahman As-Segaf …bin Muhammad Maulad Daawilah bin Ali bin Alwi Ibnul Faqih bin Muhammad Al-Faqihil Muqaddam bin Ali Walidil Faqih bin Muhammad Shahib Murbath bin Ali Khala’ Qasam bin Alwi bin Muhammad bin Alwi Ubaidillah bin Ahmad Al-Muhajir bin Isa An-Naqib bin Muhammad Djamaluddin bin Ali Al-Uraidhi bin Ja’far As-Shadiq bin Muhammad Al-Baqir bin Ali Zainal Abidin bin Husein As-Sibth bin Ali bin Abi Thalib wa Fathimah Az-Zahra binta Rasulullah Muhammad SAW.

Istri Habib Rizieq serta nasabnya

Nasab Istri Habib Rizieq Shihab adalah: Syarifah Fadhlun Yahya binti Faadhil bin Hasan bin Utsman bin Abdullah bin Aqil bin Umar bin Aqil bin Syeikh bin Abdurrahman bin Aqil bin Ahmad bin Yahya bin Hasan bin Ali bin Alwi bin Muhammad Maulad Daawilah bin Ali bin Alwi Ibnul Faqih bin Muhammad Al-Faqihil Muqaddam bin Ali Walidil Faqih bin Muhammad Shahib Murbath bin Ali Khala’ Qasam bin Alwi bin Muhammad bin Alwi Ubaidillah bin Ahmad Al-Muhajir bin Isa An-Naqib bin Muhammad Djamaluddin bin Ali Al-Uraidhi bin Ja’far As-Shadiq bin Muhammad Al-Baqir bin Ali Zainal Abidin bin Husein As-Sibth bin Ali bin Abi Thalib wa Fathimah Az-Zahra binta Rasulullah Muhammad SAW.

Beliau memang keturunan Nabi Muhammad SAW yang ke-38. Beliau mewarisi ketegasan datuknya, kesantunan serta akhlaknya yang baik dan ilmunya yang luas. Meskipun begitu Al Habib Muhammad Rizieq pernah berkata:

“Garis keturunan bukan untuk tujuan pamer. Jika itu adalah tujuan, maka merupakan kesombongan, dan itu adalah dosa.”

Habib Rizieq Anak Pejuang

Al Habib Husein ayahnya Al Habib Rizieq meninggal dunia tahun 1966. Jadi, ketika itu Al Habib Rizieq baru berusia 11 bulan. ”Jadi saya mengenalnya hanya dari foto,” kata Al Habib Rizieq.

Sang ayah lahir tahun 1920-an, sebelum meninggal di Polonia, Jatinegara, berkata kepada seorang anggota keluarganya, “Tanyakan kepada putra saya ini, kalau sudah besar mau menjadi ulama atau jagoan. Kalau mau jadi ulama, didik agamanya dengan baik. Kalau mau jadi jagoan, berikan dia golok.” Al Habib Rizieq pun tumbuh menjadi seorang ulama besar yang disegani oleh kawan maupun lawan. Menurut sejumlah teman almarhum Habib Husein Shihab merupakan pemimpin Pandu Arab. Al Habib Husein ini pernah bekerja di Rode Kruis (kini Palang Merah Indonesia) pada masa kembalinya Belanda setelah proklamasi kemerdekaan.

Al Habib Husein, yang ketika itu masih berusia 20 tahunan, bekerja di bagian logistik. Di sini beliau punya hubungan dengan para pejuang kemerdekaan. Beliau banyak memberikan makanan dan pakaian untuk para pejuang yang ketika itu bergerilya di Jakarta dan sekitarnya.

Rupanya pihak NICA (tentara Belanda) mengendus tingkah lakunya itu, karena ada kawannya sendiri yang tega mengkhianatinya dan melaporkannya pada NICA. Tanpa ampun lagi, Al Habib Husein Shihab pun ditangkap. Kedua tangannya diikat dan ia diseret dengan kendaraan Jeep. Di penjara beliau divonis hukuman mati oleh Belanda. Tapi, berkat bantuan Allah, Al Habib Husein Shihab berhasil kabur dari penjara dan melompat ke Kali Malang. Setelah diselamatkan oleh para laskar pimpinan KH. Noer Ali. Beliau selamat, meskipun bagian pantatnya tertembak. Beliau sadar setelah sebelumnya mendapat pertolongan dari KH Noer Ali, pejuang Bekasi yang sangat ditakuti NICA.

Pernah dalam suatu kesempatan Al Habib Muhammad Rizieq Shihab memperlihatkan foto ayahnya dengan istri Bung Karno, Fatmawati, dalam suatu upacara pada awal kemerdekaan. Al Habib Rizieq menyatakan bangga terhadap ayahnya punya semangat nasionalisme yang tinggi dan ikut membakar semangat para pemuda Arab melawan Belanda melalui Pandu Arab Indonesia serta merupakan seorang pejuang kemerdekaan.

Semenjak ayahnya meninggal Al Habib Muhammad Rizieq Shihab tidak dididik di pesantren. Namun, sejak berusia empat tahun Beliau sudah rajin mengaji dari masjid ke masjid. Ibunya yang sekaligus berperan sebagai bapak dan bekerja sebagai penjahit pakaian serta perias pengantin, sangat memperhatikan pendidikan Al Habib Muhammad Rizieq Shihab.

Pendidikan sekolahnya dimulai di SDN 1 Petamburan, SMP 40 Pejompongan, SMP Kristen Bethel Petamburan Jakarta, SMAN 4 Gambir, dan SMA Islamic Village (Tangerang) sampai pada tahun 1982. Kemudian tahun 1983 kuliah di LIPIA selama setahun kemudian Habib mendapat beasiswa dari OKI untuk melanjutkan studi S1 di King Saud University, jurusan Dirasah Islamiyah, Fakultas Tarbiyah. Tahun 1990 Habib Rizieq berhasil menyelesaikan studinya dan sempat mengajar di sebuah SLA di Riyadh selama 1 tahun lalu kembali ke Indonesia pada tahun 1992. Studinya ke King Saudi University, Arab Saudi, yang diselesaikan dalam waktu empat tahun dengan predikat cum-laude. Beliau tinggal di Arab Saudi kurang lebih selama 7 – 8 tahun. Selanjutnya Al Habib Muhammad Rizieq Shihab juga telah menyelesaikan Studi Islam S2 dan S3 di Universitas Antar-Bangsa Malaysia.

Sebelum Beliau sekolah di luar negeri, Beliau juga sering menghadiri berbagai majelis taklim yang ada di Jakarta serta belajar pada para ulama dan Habaib yang ada di Jakarta.

Setelah pulang ke Indonesia beliau mulai mengajar bahkan menjadi kepala sekolah Madrasah Aliyah Jamiat Kheir, Jakarta. Selain itu, sekarang ini beliau masih menjabat sebagai Mufti Besar Kesultanan Darul Islam Sulu Malaysia (gelar: Datuk Paduka Maulana Syar’i Sulu). Jadi, gelar DPMSS merupakan singkatan dari mufti sulu.

Beliau menikah pada 11 September 1987 dengan Syarifah Fadhlun serta dikaruniai 7 orang anak perempuan: Rufaidah Syihab, Humairah Syihab, Zulfa Syihab, Najwa Syihab, dan Mumtaz Syihab, Fairuz Syihab dan Zahra Syihab. Anak-anak tersebut disekolahkan di Jami’at Khair, dan juga didatangkan guru privat (ilmu agama dan umum).

Fron Pembela Islam (FPI) Didirikan

Al Habib Muhammad Rizieq Shihab mendeklarasikan berdirinya Front Pembela Islam (FPI) tanggal 17 Agustus 1998 atau tanggal 25 Robi’utsani 1419 H. Front Pembela Islam (FPI) adalah sebuah organisasi massa Islam yang berpusat di Jakarta. Beliau dalam menegakkan amar maruf nahi munkar memang tegas dan tanpa pandang bulu. Organisasi yang mencanangkan Gerakan Nasional Anti Maksiat pada awal berdirinya. Maka, berbagai kritik, kecaman, tuduhan, tudingan,
fitnah dan caci maki, teror, ancaman dan intimidasi kerapkali dialamatkan pada Habib dan organisasi ini.

Berbagai ujian dan cobaan menghantam Habib, serta para aktivis yang tergabung dalam FPI. Pada tanggal 3 Sya’ban 1419 H/ 22 November 1998 terjadi Peristiwa Ketapang, Jakarta, 22 November 1998, sekitar 200 anggota massa FPI bentrok dengan ratusan preman. Peristiwa ini menyeret FPI ke dalam tragedi berdarah yang menggemparkan dunia. Bahkan pada tanggal 11 April 1999 Al Habib Rizieq ditembak orang tak dikenal.

Alhamdulillah.. atas berkat pertolongan Allah SWT beliau selamat dari usaha pembunuhan tersebut. Setahun kemudian yaitu sepanjang tahun 2000 terjadi penangkapan besar-besaran terhadap aktivis FPI diberbagai wilayah.

Keluar Masuk Penjara

Benarlahlah kata pepatah “semakin tinggi pohon menjulang, semakin kencang angin menerjang”. Begitulah yang dialami oleh Al Habib Rizieq beserta para aktivisnya yang tergabung dalam FPI harus keluar masuk penjara serta menghadapi berbagai badai fitnah, cacian dan ancaman.

Tepatnya pada tanggal 16 Oktober 2002 Al Habib Rizieq dipenjara dalam rumah tahanan Polda Metro Jaya tanpa ada alasan yuridis yang jelas. Kemudian dilanjutkan dengan tahanan rumah, lalu penangguhan penahanan hingga 20 April 2003. Akan tetapi, pada 21 April 2003 Al Habib Rizieq kembali dijebloskan ke penjara rumah Tahanan Salemba. Hal ini pun tanpa alasan hukum yang jelas.

Beberapa tahun kemudian tepatnya pada tanggal 30 Oktober 2008 Habib Muhammad Rizieq Syihab divonis 1,5 tahun penjara karena dinyatakan bersalah terkait penyerangan terhadap massa Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan atau AKKBB pada peristiwa Insiden Monas 1 Juni. Hal ini pun tanpa alasan hukum yang jelas.

Al Habib Rizieq sangat paham dan mengerti bahwa berbagai penahanan tersebut merupakan bagian dari upaya pemberangusan dakwah Habib bersama FPI dan gerakan amar maruf nahi munkarnya. Berbagai alasan dibuat, pasal berlapis disiapkan dan kedzoliman atas nama hukum dilakukan.

Namun, apapun bentuk kedzoliman yang dilakukan, Alhamdulillah.. FPI tetap eksis dan konsisten dengan perjuangan amar maruf nahi munkar. Bahkan jumlah anggota FPI semakin banyak. Diberbagai daerah dari ujung Merauke-Aceh sampai ke berbagai pulau yang ada di Indonesia dideklarasikan cabang-cabang FPI. Bahkan di Malaysia telah berdiri cabang FPI. Di negara lainpun seperti di Hadhramaut Yaman, Kairo Mesir telah terdapat cabang FPI yang tergabung dalam FMI (Front Mahasiswa Islam) yaitu organisasi sayap FPI.

Tidaklah heran jika Sulthanul Ilmi Al Habib Salim As Syathiri pimpinan Ribat Tariem Hadhramaut Yaman pernah berkata dalam Haul ayahandanya Al Quthb Al Habib Abdullah bin Umar As Syathiri, “Bahwa para habaib, ulama, shalihin serta aulia banyak sekali di bumi ini termasuk di Indonesia. Akan tetapi, sangat jarang sekali ada seorang habib yang berani seperti Habib Rizieq. Mungkin adanya hanya 800 tahun sekali itu juga dulu ketika zaman Al Imam Faqih Muqaddam Muhammad bin Ali Ba’alawi”.

Aktifitas FPI

Al Habib Rizieq berdakwah memang bukan saja melakukan amar maruf nahi munkar dan berjihad, akan tetapi Al Habib Rizieq bersama FPI melakukan berbagai bakti sosial diberbagai penjuru negeri yang ada di Indonesia. Hal ini tentu mengundang simpati masyarakat dan berbagai kalangan. Sangat berbeda jauh dengan pemberitaan-pemberitaan diberbagai media sosial yang selalu menyudutkan atau memojokkan Habib dan FPI. Beberapa bakti atau aksi sosial yang dilakukan oleh Al Habib Rizieq bersama FPI adalah sebagai berikut:

1. Menjadi evakuator mayat terbanyak ketika terjadi Tsunami di Aceh

Menteri Sosial ketika itu, Dr. Salim Segaf mengapresiasi kontribusi FPI selama ini. “Saya pernah mengunjungi Habib Rizieq dan kawan-kawan FPI ketika bencana tsunami  Aceh, saya salut kepada  FPI yang telah mengevakuasi puluhan ribu mayat ketika itu,”  ujarnya.

“Saat bencana Tsunami Aceh saya bertemu Habib Rizieq, ternyata beliau dan laskar FPI itu tinggal    di kuburan dengan mendirikan tenda-tenda bukan di hotel. Habib Rizieq  memimpin laskar untuk  mengevakuasi mayat selama 4 bulan. Subhanallah, inilah yang FPI lakukan. Bayangkan, tinggal di      kuburan, kita semalam aja udah takut, ini 4 bulan,” ujar menteri sosial menceritakan.

Dalam peristiwa bencana tsunami di Aceh tahun 2004 lalu, dengan biaya sendiri serta peralatan   seadanya FPI berhasil mengevakuasi sekitar 100 ribu mayat, banyak mayat yang sulit dievakusi namun bisa diatasi oleh anggota FPI, bahkan relawan FPI-lah yang menemukan mayat. Jasa besar FPI  itu hampir tidak diberitakan sama sekali oleh media-media sekuler. Dalam tugu Tsunami disitu ditulis bahwa FPI merupakan yang terbanyak dalam mengevakuasi mayat sedangkan urutan selanjutnya adalah TNI Polri dan lembaga lainnya.

2. Gempa Padang. Seperti halnya di Aceh relawan FPI juga banyak yang turun ke Padang. Bahkan hingga berbulan bulan menolong korban gempa.

3. Gempa Jogja
4. Letusan Merapi Jogja
5. Longsor Leuwi Gajah
6. Air bah Morowali
7. Jebolnya tanggul Situ Gintungg Tangerang.
8. Tsunami di Pangandaran
9. Longsor di Ciwidey Bandung dan berbagai tempat lainnya yang mengalami bencana Relawan FPI selalu terdepan.
10. Bantuan untuk Palestina rutin setiap tahunnya tak kurang dari Rp. 1.000.000.000,- (Satu Milyar Rupiah).
11. Pembagian sembako bagi orang-orang yang tidak mampu di berbagi tempat.
12. Banjir Bandang yang baru baru ini menimpa Garut Jawa Barat. Relawan FPI tetap bertahan sebulanan ini hingga kini dan hingga nanti tuntas.

Kerjasama FPI dengan Kemensos RI secara nasional dalam Program Bedah Kampung. Ribuan rumah miskin di puluhan kampung Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi, Purwakarta, Pasuruan, Palu, dan Gresik, berhasil dibedah.

Kerjasama FPI dengan Kemenag RI dalam Program Pengembalian Ahmadiyah kepada Islam. Ribuan pengikut Ahmadiyah taubat dan masuk Islam. Seperti di Tenjo Waringin Tasik, 800 warga Ahmadiyah kembali pada Islam.

Sejumlah Pemda di berbagai Daerah bekerjasama dengan FPI dalam program kebersihan lingkungan, penyuluhan kesehatan, pemberantasan hama pertanian, penghijauan lahan gundul, dan sebagainya.

Bahkan pernah ada kerjasama FPI dengan almarhum Taufiq Kiemas Pimpinan MPR RI dalam pemantapan Empat Pilar RI. FPI tidak pernah menolak Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bineka Tunggal Ika selama ditafsirkan secara benar dan lurus.

Maka itu Mantan Menteri Dalam Negeri Indonesia Gamawan Fauzi pernah mengimbau agar Kepala Daerah bisa menjalin kerja sama dengan organisasi masyarakat ini.

Bahkan saat ini FPI sudah melakukan upaya pencegahan banjir Jakarta dengan mereboisasi daerah hulu sungai yang mengarah ke Ibu Kota. Lokasi bertempat di Pesantren Agrikultural dareah Gunung Pangrango, Puncak. Pada Januari FPI menanam sekitar 40 ribuan pohon.

Habib Rizieq menargetkan agar di bulan Desember ini ada 300 ribu pohon tertanam di sana. Sehingga dua tahun kedepan ada satu juta pohon untuk reboisasi hutan Lokasi. Di daerah tersebut ada empat aliran sungai yang mengarah ke Jakarta.

Aksi sosial tersebut merupakan sebagian kecil yang sudah disumbangkan oleh FPI untuk masyarakat dan bangsa Indonesia. Masih banyak kegiatan-kegiatan positif lainnya yang telah dilakukan oleh Al Habi Rizieq Shihab bersama FPI.

Dan kini, di saat terjadi penistaan Al-Quran, Habib Rizieq tampil didepan memimpin Umat dalam membela Al-Quran.

Saat #Aksi411, Habib Rizieq memimpin jutaan umat Islam yang menuntut ditegakkannya hukum seadil-adilnya bagi penista Al-Quran. Gas air mata yang ditembakkan ke beliau atas izin Allah SWT berbalik arah menuju aparat.

Dalam pengajian pasca Aksi411 di Markaz FPI Petamburan Jakarta, Ahad (6/11/2016), Habib Rizieq berwasiat:

“Saya amanatkan kepada ummat, jika saya ditangkap, jika saya dibunuh… Perjuangan ini harus terus di lanjutkan dan jangan pernah terhenti.”

__
*Dari berbagi sumber

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , , | Meninggalkan komentar

Rejeki Sudah dijamin Allah

اِجْتِهَادُكَ فِيْمَاضُمِنَ لَكَ وَتَقْصِيْرُكَ فِيْمَاطُلِبَ مِنْكَ دَلِيْلٌ عَلَيً اِنْطِمَاسِ اْلبَصِيْرَةِ مِنْكَ

“Kesungguhanmu mengejar apa yang sudah dijamin untukmu (oleh Allah ) dan kelalaianmu melaksanakan apa yang dibebankan kepadamu, itu merupakan tanda butanya bashiroh (Mata hati)

Nasehat bijak ini memberikan pemahaman kepada kita, bahwa sebaiknya jangan memaksakan diri untuk mengejar apa yang sudah dijamin oleh Allah Ta’ala atas seluruh makhluk-Nya, termasuk kita umat manusia. Sebagaimana firman Allah dalam surat Al-Ankabuut ayat 60:

وَكَأَيِّن مِن دَآبَّةٍلَّ تَحْمِلُ رِزْقَهَااللَّهُ يَرْزُقُهَا وَأِيَّكُم وَهُوَالسَّمِيْعُ اْلعَلِيْمُ.

“Dan berapa banyak binatang melata yang tidak (mampu) membawa (mengurus) rezekinya sendiri. Allahlah yang memberi rezeki kepadanya dan kepadamu, juga Dia maha mendengar dan maha mengetahui.”

Juga firman Allah yang lain:

“Kami Allah tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberikan rezeki kepadamu. Dan akibat baik itu adalah bagi orang yang bertaqwa.” (Thoohaa: 132)

Ibrahim Al-Khawwash, seorang bijak dari kalangan tabi’in pernah berkata:

“janganlah memaksakan diri untuk mencapai apa yang telah dijamin (untuk dicukupi), dan jangan menyia-nyiakan apa yang telah diamanahkan (diwajibkan) kepadamu untuk memenuhinya.”

Bekerja keras dan profesional, adalah keharusan kita sebagai umat Islam dalam rangka untuk memenuhi segala kebutuhan hidup kita, akan tetapi aktifitas-aktifitas duniawi kita, jangan sampai melalaikan kewajiban-kewajiban kita kepada Allah Ta’ala.

Dalam sebuah hadits, Rosulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya Allah sangat mencintai seorang hamba yang apabila melakukan suatu pekerjaan, maka ia melakukannya dengan sebaik-baiknya.” (HR. Abu Ya’la dan Al-Asykari)

Sumber: Al-Hikam (dengan sedikit perubahan redaksi kalimat)

Dipublikasi di Seputar agama, Uncategorized | Tag , , , , , , | Meninggalkan komentar

Beda Sunnah Dalam Pengertian Syariat dan Fikih

Ketika mendengar kata sunnah, misal kita disebutkan dalam sabda Nabi “ ikutlah sunnahku dan sunnah khulafaurrosyidin..” atau ketika mendengar sebuah hadits yang menceritakan tentang suatu golongan dari umat nabi Muhammad yang terusir tidak bisa mendatangi Nabi SAW ditelaga kautsar, dikarenakan setelah sepeninggal nabi mereka tidak lagi berpegang teguh pada kitabullah dan sunnah nabi. Barangkali sebagaian dari kita masih mengartikan kalimat sunnah tersebut dengan pengertian: sesuatu yang bila dikerjakan mendapat pahala, dan jika ditinggalkan tidak berdosa.
Tentu saja pengertian seperti itu sangat keliru, karena yang dimaksud dengan sunnah sebagaimana tersebut diatas adalah sunnah dalam istilah syariat, yaitu “segala sesuatu yang bersumber dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam bentuk qaul (ucapan), fi’il (perbuatan), taqrir (penetapan/persetujuan), sifat tubuh serta akhlak yang dimaksudkan dengannya sebagai tasyri’ (pensyari’atan) bagi ummat Islam”. Atau dengan kata lain, sunnah yang dimaksud disini adalah jalan hidup atau pedoman hidup Rosulullah SAW untuk kita, yang merupakan penjabaran atau penjelasan dari kitab Allah yaitu Al-Qur’an.
Tanpa penjabaran atau penjelasan serta contoh dari Nabi SAW kita, akan kesulitan untuk mengamalkan isi Al-Qur’an yang isinya masih global. Contohnya ketika didalam Al-Qur’an ada perintah sholat , Al-Qur’an hanya memerintahkan kita untuk sholat, tapi bagaimana  caranya sholat tidak disebutkan secara rinci oleh Al-Qur’an. Nah disini kemudian Rosulullah menjelaskan dan mencontohkan bagaimana pengamalan dari perintah sholat yang termaktub dalam Al-Qur’an tersebut. Sehingga kemudian ketika ada kalimat “sholatlah sesuai sunnah Rosulullah”maka yang dimaksud disini adalah sholat sebagaimana sholatnya Rosulullah, kita tidak boleh menambahi dan tidak mengurangi.
Dalam sunnah sebagaimana dimaksud diatas yaitu, “ segala sesuatu yang bersumber dari Nabi..”, maka segala sesuatu dari nabi yang berkaitan dengan perintah, ada yang bersifat wajib, sunnah, makruh, mubah dan juga haram. Nah disinilah kemudian muncul kata sunnah dalam istilah fikih, yaitu sunnah dalam konteks tingkatan hukum islam. Dimana “Sunnah” (disebut juga Mandub, Mustahabb, Nafilah, Masun) didefinisikan sebagai “Sesuatu yang diperintahkan oleh Syar’i tetapi tidak secara ilzam (wajib)“, dan “Sesuatu yang mandub (sunnah) itu pelakunya mendapat pahala jika didasari karena melaksanakan perintah, dan yang meninggalkannya tidak mendapat hukuman“. Atau secara umum dipahami sebagai sesuatu yang bila dikerjakan mendapat pahala, dan jika ditinggalkan tidak berdosa.
Oleh karena itu, ketika mendengar kata-kata sunnah, hendaknya dilihat konteks pembicaraan. Apakah sedang membicarakan jalan hidup atau tuntunan Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam atau sedang membicarakan tingkatan hukum dari sebuah amalan. Dan hendaknya kita senantiasa berpegang teguh kepada Sunnah Nabi Shallallahu’alaihi wasallam, baik itu yang Wajib maupun yang Sunnah. Wallahu a’lam.

Dipublikasi di Seputar agama | Tag , , , , , | Meninggalkan komentar

Keutamaan Shalat Berjamaah di Masjid

Keutamaan sholat berjamaah

Abu Hurairoh ra. Berkata bahwa Rosulullah SAW bersabda, “Seseorang laki-laki yang melakukan sholat berjama’ah di masjid lebih baik dua puluh derajat dibanding sholat yang dilakukan di pasar atau di rumah. Sebab jika seseorang melakukan wudhu dengan baik, kemudian mendatangi masjid hanya untuk sholat, maka derajatnya akan ditinggikan satu tingkatan, dan keburukan akan diampuni setiap kali ia melangkahkan kakinya hingga ia masuk masjid. Bila ia telah masuk masjid, ia diberi pahala sebagaimana orang yang melakukan sholat (sekalipun ia hanya duduk), selama ia menanti sholat (berjama’ah). Para malaikat pun mendoakan seseorang, selama ia di tempat sholatnya (ia belum meninggalkan masjid). Para malaikat itu berdoa,”Ya Allah, berikanlah rahmat kepadanya. Ya Allah, ampunilah dia. Ya Allah, terimalah tobatnya.” (Doa tersebut dibaca oleh para malaikat), selama ia tidak menyakiti (orang) dan tidak berhadats.” (Muttafaq ‘alaih)

Hadits Rosulullah diatas menjelaskan tentang banyaknya keutamaan sholat berjama’ah dimasjid. Yang pertama bahwa sholat berjama’ah bagi seorang muslim laki-laki, dimasjid, nilai kebaikannya lebih banyak dua puluh derajat (dalam riwayat yang lain disebutkan 25 atau 27 kali lipat) dibanding dengan sholat di rumah atau di pasar, bahkan seandainya sholat di rumah atau di pasar itu dilakukan juga dengan berjama’ah.

Yang kedua bahwa sholat berjamaah dimasjid akan meninggikan derajat seseorang di sisi Allah SWT, setiap kali ia mendatangi masjid untuk sholat berjamaah, Allah akan tinggikan derajatnya satu tingkatan. Sehingga semakin sering seseorang pergi untuk melakukan sholat jamaah di masjid, semakin tinggi pula derajatnya disisi Allah SWT, walaupun di tengah-tengah masyarakat ia seorang manusia biasa, tapi dalam pandangan Allah ia adalah manusia yang sangat mulia.

Yang ketiga adalah bahwa seseorang yang pergi untuk melakukan sholat berjamaah dimasjid, maka setiap langkahnya akan menghapus keburukan, setiap satu langkah, satu dosa akan diampuni. Semakin jauh jarak antara rumah dengan masjid maka akan semakin banyak pula dosa yang diampuni.

Yang keempat, bahwasanya diamnya orang yang duduk dimasjid dalam rangka menunggu sholat berjamaah diberi pahala kebaikan seperti orang yang mengerjakan sholat, semakin lama ia menunggu semakin banyak pula pahala yang didapat. Ini memotivasi kita untuk datang ke masjid seawal mungkin, segera setelah kita mendengar adzan berkumandang. Diamnya saja dihitung sebagiamana orang mengerjakan sholat, apalagi bila kita menunggu iqomah sambil mengerjakan sholat sunah atau dzikir, tentunya pahala yang kita dapat akan semakin melimpah.

Yang kelima, bahwa berwudhu dari rumah, ketika mau pergi ke masjid dalam rangka menunaikan sholat berjamaah adalah sebuah keutamaan, karena berwudhu dengan baik , sempurna niat dan rukunnya, menjadi syarat untuk mendapatkan keutamaan pada point kedua, ketiga dan keempat diatas.

Kemudian yang keenam, selama kita masih berada ditempat sholat kita, baik kita diam maupun berdzikir, para malaikat akan mendoakan kita, mendoakan agar Allah mencurahkan rahmat kepada kita, mendoakan supaya Allah mengampuni dosa-dosa kita, serta mendoakan agar Allah menerima tobat kita. Dengan syarat kita tidak sedang menyakiti hati orang lain dan kita masih mempunyai wudhu.

 

Dipublikasi di Seputar agama | Tag , , , , , , | Meninggalkan komentar

Mudik Berpahala

Mudik Berpahala Lebaran pasti mudik lha ya…

Kalo ga mudik pasti ga asik, sebab mudik sudah jadi tradisi, sudah mendarah daging kalo kata orang

Nah.. gimana biar mudiknya ga sekedar asik apalagi cuman hura-hura tapi mudik yang berbuah pahala.. Apa bisa mudik bisa menambah catatal amal kebaikan kita di sisi Allah subhanahu wa ta’ala? Kalo pake dasar hadist ‘innama a’malu binniyat’ pastinya bisa dong.. kan segala sesuatu bergantung pada niatnya.

Nah supaya mudik kita diitung sebagai perbuatan baik yang dapat balesan pahala yang pertama kita lakukan adalah memperbaiki niat kita. kita niatkan untuk tujuan-tujuan mulia, contohnya silaturahim ke orang tua, mau kasih sedekah ke saudara-saudara, mau sambung silaturahmi dengan kawan-kawan lama, reunian misalnya dan lain sebagainya. Nah dari niat baik itu saja kita sudah dapet satu pahala. jadi hindarkanlah niat niat yang mubah bahkan niat yang jelek yang justru bisa mendatangkan dosa, misal niat untuk pesta oplosan bareng teman-teman lama.

Kemudian apa dengan cukup niat yang baik? tentu tidaklah.. selanjutnya kita juga perlu untuk melakukan mudik dengan tidak melanggar aturan-aturanNya, selama perjalanan mudik kita tidak boleh menunggalkan kewajiban sholat kita, harus menghormati sesama pengendara, dan lain sebagainya.

So selamat mudik dan jangan lupa baca doa perjalanan…

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Cara Membersihkan Printer Zebra P330i

Cara Cleaning ZEBRA P330i

Cleaning Zebra P330i

Zebra P330i (Single Sided) dan Zebra P430i (Dual Sided)harus rutin di cleaning  supaya kualitas cetak-nya terjaga dengan baik dan juga membuat awet printhead printer. Untuk proses cleaning zebra p330i ada 2 tahap utama yang harus dilakukan, lakukan cleaning setiap habis mencetak 1.000 print, baik habis mencetak ribbon black ataupun mencetak pakai ribbon full color ymcko.


Peringatan Pabrikan untuk printer Zebra P330i :

Begitu pentingnya pemeliharaan / perawatan  terhadap idcard printer maka pabrikan merasa perlu mengeluarkan peringatan yang harus kita ingat selalu agar garansi pabrik tetap terjaga. Peringatan itu adalah sebagai berikut :

  1. Pakailah ribbon dan supplies yang original/asli zebra dan harus mengikuti ketentuan agar garansi tetap terjaga dengan kata lain garansi printer zebra p330i tidak GUGUR
  2. DILARANG mengencangkan, mengendurkan, menyetel, membengkokkan, dsb pada kabel atau bagian-bagian lain didalam printer  zebra p330i
  3. DILARANG menggunakan kompresor udara bertekanan tinggi untuk menghilangkan partikel-partikel didalam printer zebra p330i

Cara Cleaning Printer Zebra P330i

Ada 2 cleaning card untuk proses cleaning printer zebra p330i yaitu cleaning card atau disebut juga dengan head cleaning card dan long cleaning card.

  1. Printer Zebra P330i dalam keadaan nyala
  2. TEKAN & TAHAN tombol panel, sampai layar  LCD tampil REMOVE RIBBON THEN CLOSE HEAD
  3. BUKA Penutup utama, BUKA printhead carriage (rumah printhead), LEPASKAN ribbon dan TUTUP kembali printhead carriage maka di LCD akan tampil EMPTY FEEDER & PRESS BUTTON
  4. BUKA penutup Card Feeder dan KOSONGKAN kartunya.
    Jika kartu terakhir sulit diambil biarkan TEKAN tombol panel maka kartu akan mudah diambil. Selanjutnya di LCD akan tampil LOAD CLEANING CARD IN FEEDER
  5. MASUKKAN reguler cleaning card di posisi tempat masuknya kartu (input hopper)
    Cleaning card akan masuk secara otomatis ke dalam printer. Dalam proses ini LCD akan menampilkan pesan CLEANING PRINTER
  6. Setelah proses pembersihan selesai, cleaning card akan keluar sendiri, LCD akan menampilkan PRESS BUTTON TO CONTINUE
  7. TEKAN tombol maka LCD akan memuncul pesan FEED LONG CLEANING CARD IN EXIT, MASUKAN long cleaning card dari tempat keluar kartu (output hopper)
    Jika anda memasukkan reguler cleaning card maka akan tampil pesan INVALID CARD lalu TEKAN tombol panel hingga anda memasukkan long cleaning card dari tempat keluar kartu.

    Catatan proses long cleaning zebra p330i :
    Jika anda tidak menjalankan prosedur diatas (misalnya tidak memasukkan long cleaning card) setelah display menampilkan pesan CLEAN PRINTER maka printer tetap akan mencetak tetapi display akan tetap menampilkan pesan CLEAN PRINTER.
    Pembersihan yang tidak total tidak akan menjalankan pembersihan yang tidak sempurna.
    Untuk mengembalikan display ke pesan READY anda harus melengkapi proses menggunakan reguler cleaning card dan long cleaning card dari step 2 diatas s/d 9 dibawah ini.
  8. Long cleaning card otomatis akan masuk ke printer dan tampil pesan CLEANING PRINTER.
  9. Setelah selesai long cleaning card akan keluar dan display menampilkan pesan READY

INGAT : Jangan gunakan kembali cleaning card yang telah terpakai….!!!

Kalo masih bingung, berikut tutorial videonya..

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Prosedur Pengaduan Ke YLKI

pengaduan

Langkah Pengaduan ke YLKI

Berawal dari masalah yang dihadapi beberapa orang teman berkaitan pengajuan pembelian rumah baik KPR maupun cash dengan developer yang berinisial IAS yang prosesnya berlarut-larut dan semakin rumit, maka kami kemudian mencari informasi penyelesaian masalah tersebut diatas. Salah satu opsi yang kita tempuh adalah mengadukan permasalahan ini ke YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia).

Sekedar berbagi informasi berikut ini adalah prosedur pengaduan ke YLKI :

Cara yang dapat dilakukan untuk mengadu adalah melalui telepon, surat atau datang langsung ke kantor YLKI. Pengaduan melalui telepon dikategorikan menjadi dua yaitu:
1. Hanya minta informasi atau saran (advice), maka telpon itu cukup dijawab secara lisan pula dan diberikan advice pada saat itu dan selesai
2. Pengaduannya untuk ditindaklanjuti. Jika konsumen meminta pengaduannya ditindaklanjuti, maka si penelepon diharuskan mengirim surat pengaduan secara tertulis ke YLKI yang berisi :

  • Kronologis kejadian yang dialami sehingga merugikan konsumen
  • Wajib mencantumkan identitas dan alamat lengkap konsumen
  • Menyertakan barang bukti atau fotocopy dokumen pelengkap lainnya (kwitansi pembelian, kartu garansi, surat perjanjian, dll)

Apakah konsumen sudah pernah melakukan komplain ke pelaku usaha..?  Jika belum pernah, maka konsumen dianjurkan untuk melakukan komplain secara tertulis ke pelaku usaha terlebih dahulu.

  • Cantumkan tuntutan dari pengaduan konsumen tersebut

Setelah surat masuk ke YLKI, resepsionis meregister semua surat-surat yang masuk secara keseluruhannya (register I). Selanjutnya surat diberikan kepada Pengurus Harian setidaknya ada tiga yaitu :

(a) Ditindaklanjuti/ tidak ditindaklanjuti

(b) Bukan sengketa konsumen

(c) Bukan skala prioritas.

Surat di disposisikan ke Bidang Pengaduan Konsumen dilakukan register II Khusus sebagai data pengaduan.

Setelah surat sampai ke personil yang menangani maka dilakukan seleksi administrasi disini berupa kelengkapan secara administrasi.

Proses Administrasi
Langkah selanjutnya dilakukan setelah proses administasi dan analisis substansi, yaitu korespondensi kepada pelaku usaha dan instansi terkait sehubungan dengan pengaduan konsumen.
Pada tahap pertama korespodensi dilakukan bisanya adalah meminta tanggapan dan penjelasan mengenai kebenaran dan pengaduan konsumen tersebut. Di sini YLKI memberikan kesempatan untuk mendengarkan kedua belah pihak yaitu versi konsumen dan versi pelaku usaha. Tidak jarang dengan korespodensi ini kasus dapat diterima masing-masing pihak dengan memberikan jawaban surat secara tertulis ke YLKI yang isinya permintaan maaf kepada konsumen dan sudah dilakukan penyelesaian langsung kepada konsumennya.

Namun demikian, tidak menutup kemungkinan dalam korespodensi ini masing-masing pihak tidak menjawab persoalan dan bersikukuh dengan pendapatnya. Dalam kondisi ini YLKI mengambil inisiatif dan pro aktif untuk menjadi mediator. YLKI membuat surat undangan untuk mediasi kepada para pihak yang sedang bersengketa untuk mencari solusi terbaik.

Proses Mediasi
YLKI memberi kesempatan kepada kedua belah pihak untuk menjelaskan duduk perkara yang sebenarnya tanpa boleh dipotong oleh pihak lain sebelum pihak pertama selesai memberikan penjelasan. Setelah masing-masing menyampaikan masalahnya, maka YLKI memberikan waktu untuk klarifikasi dan koreksi tentang apa yang disampaikan oleh masing-masing pihak.
Setelah permasalahannya diketahui, maka masing-masing pihak berhak menyampaikan opsi atau tuntutan yang diinginkan, sekaligus melakukan negosiasi atas opsi atau tuntutan tersebut untuk mencapai kesepakatan. Apabila telah dicapai kesepakatan, maka isi kesepakatan itu dituangkan dalam Berita Acara Kesepakatan. Tahap akhir dari proses mediasi adalah mengimplementasikan hasil kesepakatan.
Dalam melakukan penyelesaian kasus secara mediasi, ada dua kemungkinan yang bisa terjadi yaitu :

  • Terjadinya kesepakatan berarti selesai
  • Tidak terjadi kesepakatan alias deadlock, artinya kasus selesai dalam tingkatan litigasi.

Dari pengalaman yang selama ini ditemui bidang pengaduan, mayoritas kasus dapat diselesaikan dengan tercapainya kesepakatan damai. Walau memang ada satu dua yang mengalami deadlock. Namun proses mediasi lebih efektif dan memudahkan untuk segera terselesaikan kasus yang ada. Semoga bermanfaat!

Jazakallah Khoiron Katsiron kepada akhuna Muchlis RE.

Sumber :ylki.or.id

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , , | Meninggalkan komentar